Koleksi Sepatu Wanita Murah Terbaru yang Layak Dipertimbangkan

Bagi seorang wanita, sepatu menjadi salah satu aksesoris yang mendukung penampilannya. Namun, terkadang untuk mendapatkan sepatu yang diinginkan, mereka harus berpikir dua kali, karena terbentur masalah harga. Memang bukan hal yang aneh, jika barang bagus dijual dengan harga tinggi.


tstatic.net
Akan tetapi, jangan khawatir, buat anda yang berkantong cekak. Kalian tetap bisa mendapatkan sepatu wanita yang bagus dengan harga terjangkau. Tidak percaya? Berikut kami bagikan  5 sepatu wanita murah yang layak dipertimbangkan dan dikoleksi.  
Sepatu Wanita Murah Terbaru
1. Chungky High Heel
D:\DATA TUKI\ARTIKEL BLOG\KERJA\PENULIS KAMI\OKTOBER\Tukinah-071017-EM-RS500\Chungki.jpg
Sepatu model Chungky High Heels dapat dijadikan pilihan untuk mempercantik penampilan Anda. Dengan banderol harga yang terjangkau yaitu sekitar Rp 100.000,00 – Rp 150.000,00, Anda bisa menambah koleksi sepatu Anda di rumah. Sepatu model ini sangat cocok bagi wanita feminim.
Selain dibanderol harga yang murah dan terjangkau, Chungky high heel mampu menambah penampilan seseorang terlihat lebih tinggi. Sepatu ini juga terasa nyaman dipakai dengan desain heel yang lebar dan agak tebal (tidak runcing), sehingga kemungkinan terjatuh lebih kecil. Model ini sangat cocok dipakai untuk acara non formal seperti pesta.
2. Flat Shoes
D:\DATA TUKI\ARTIKEL BLOG\KERJA\PENULIS KAMI\OKTOBER\Tukinah-071017-EM-RS500\flatshoes.jpg
Flat shoes merupakan salah satu sepatu banyak dimiliki wanita. Mengapa demikian? Selain harganya yang murah, yakni sekitar Rp 50.000’an, sepatu Hal tersebut dikarenakan flat shoes menjadi salah satu spatu yang fleksibel digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari ke kantor, kuliah, jalan-jalan, bahkan ke pesta.
Wanita yang menggunakan sepatu model ini terkesan feminim dan simple. Bagi Anda yang banyak melakukan aktivitas, khususnya berjalan, flat shoes bisa dijadikan pilihan. Flat shoes akan membuat kaki Anda nyaman dan aman saat digunakan berjalan.
3. Sneaker Wanita
D:\DATA TUKI\ARTIKEL BLOG\KERJA\PENULIS KAMI\OKTOBER\Tukinah-071017-EM-RS500\sneaker.jpg
Cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 80.000,00 – Rp.150.000,00 Anda sudah bisa mendapatkan sepatu sneaker yang nyaman digunakan. Dulu sepatu sneaker lebih banyak digunakan pria untuk berolahraga. Namun, kini sneaker model wanita telah banyak dijual dipasaran.
Sepatu model ini sangat cocok digunakan untuk berolahraga seperti lari atau jogging maupun hang out bersama teman-teman Anda. Meskipun sneaker lebih banyak digunakan dengan setelan celana, namun Anda juga bisa memadukannya dengan dress. Dengan perpaduan dress dan sepatu sneaker akan menimbulkan kesan maskulin serta feminim dalam diri Anda.
4. Kitten Heels
D:\DATA TUKI\ARTIKEL BLOG\KERJA\PENULIS KAMI\OKTOBER\Tukinah-071017-EM-RS500\kittenheels.jpg
Sepatu wanita murah selanjutnya yang bisa Anda coba yaitu kitten heels. Sepatu model ini merupakan sepatu berhak lebih pendek sehingga lebih nyaman dipakai daripada sepatu berhak tinggi. Dengan model hak yang lebih pendek, tentunya lebih nyaman digunakan untuk berjalan dan tidak menimbulkan rasa pegal di kaki.
Sepatu ini cocok digunakan untuk ke kantor maupun menghadiri acara-acara semi formal seperti work shop. Anda bisa mendapatkan sepatu model kitten heels dengan harga kisaran Rp 75.000,00 – Rp. 100.000,00.
5. Boots Wanita
D:\DATA TUKI\ARTIKEL BLOG\KERJA\PENULIS KAMI\OKTOBER\Tukinah-071017-EM-RS500\boots.jpg
Jika Anda ingin terlihat lebih modis dan trendy, Anda bisa menggunakan sepatu model boots. Anda bisa mendapatkan sepat boots waita dengan harga kisaran Rp 65.000,00 – Rp. 100.000,00. Sepatu ini cocok digunakan untuk hang out bersama teman-teman.
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengunakan sepau model boots ini. Jika Anda memiliki tubuh yang agak pendek, maka pilihlah boots model pendek, misalnya di semata kaki. Jangan menggunakan boots model selutut, karena hal ini akan memberika kesan penampilan Anda semakin pendek. Namun, jika Anda memiliki tubuh tinggi dengan kaki jenjang, Anda bisa mengunakan boots model pendek maupun selutut.
Itulah kelima sepatu wanita murah yang bisa dijadikan pilihan. Menarik bukan? Tentunya Anda bisa mendapatkannya tanpa harus menguras isi dompet.

Meningkatkan Rasa Nasionalisme Generasi Muda di Era Global

Nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia hari ini rasanya seperti sedang di uji. Sedikit demi sedikit nasionalisme generasi muda mulai pudar. Disadari atau tidak yang pasti jika dibandingkan, tingkat rasa nasionalisme antara generasi muda hari ini dan generasi muda Indonesia di masa lalu begitu jauh. Bagaikan langit dan bumi, jaraknya begitu jauh sulit untuk dihitung. Tentu kita tahu bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan salah satu buah dari rasa nasionalis generasi muda Indonesia di masa lalu. Mereka berjuang tanpa henti dan tidak takut mati demi sebuah kata merdeka.   
   

Sebelum kita melanjutkan lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui dan memahami pengertian dan juga konsep dasar dari rasa nasionalisme. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), nasionalisme adalah suatu paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan Negara sendiri. Sedangkan secara umum pengertian rasa nasionalisme adalah suatu bentuk rasa cinta dan rasa ingin mempertahankan kedaulatan sebuah negara yang menjadi tujuan atau cita-cita bersama demi terwujudnya kedaulatan nasional.

Nasionalisme telah menjadi salah satu syarat mutlak bagi kehidupan bernegara, hal ini dikarenakan rasa nasionalisme mampu membentuk kesadaran bagi seluruh rakyat di sebuah Negara untuk memiliki sikap setia kepada Negara mereka masing-masing. Menurut Otto Bauer rasa nasionalisme bisa timbul karena perasaan senasib. Salah satu contoh rasa nasionalisme yang timbul karena perasaan senasib bisa dilihat dimasa penjajahan kolonial Belanda dan Jepan. Bangsa Indonesia ketika itu begitu merasa akan pedihnya hidup dibawah penjajahan. Rasa nasionalisme timbul dengan sendirinya seketika itu juga, untuk berperjuangkan demi kemerdekaan Indonesia.

Generasi muda hari ini hidup di era yang berbeda, yaitu era baru era tanpa penjajahan, kemerdekaan yang diperoleh dari buah perjuangan generasi muda Indonesia di masa lalu,  semestinya kita hargai dengan menjadi generasi muda yang memiliki jiwa dan rasa nasionalisme tinggi. Jangan sampai kita menjadi generasi muda yang merasa sedang berada di zona nyaman sehingga tidak mementingkan rasa nasionalisme, dengan sifat ini cepat atau lambat rasa nasionalisme tersebut hilang dengan sendirinya.

Berbeda dengan generasi muda masa lalu, generasi muda hari ini hidup pada era globalisasi. Era yang dimulai sejak awal tahun 1980-an ini telah banyak mengubah berbagai bidang dan aspek kehidupan manusia, misalnya di bidang politik, sosial, ekonomi, agama, dan teknologi. Secara umum era globalisasi adalah proses mengglobal atau mendunia.

Salah satu aspek yang juga ikut berubah dengan masuknya era globalisasi adalah aspek hidup ketatanegaraan. Salah satu bagian yang termasuk dalam aspek ini adalah konsep nasionalisme. Begitu besar pengaruh globalisasi terhadap perubabahan pola pikir generasi muda, hingga melahirkan generasi yang apatis atau tidak peduli akan nilai-nilai nasionalisme. Padahal jika kita berkaca pada generasi muda masa lalu rasa nasionalisme dimiliki oleh seluruh generasi ketika itu, rasa nasionalisme tunbuh dengan sendirinya. Tanpa adanya paksaan dan tekanaan.
         
Pendidikan karakter menjadi kunci utama untuk kembali melahirkan generasi muda yang memiliki rasa nasionalisme tinggi, ataupun untuk meningkatkan rasa nasionalisme pada generasi muda di era globalisasi ini. Adapun tujuan utama dari pendidikan karakter adalah untuk membentuk dan menyempurnakan individu generasi muda dengan cara melatih kemampuan diri mereka sehingga mereka mengerti dan memahami jati diri mereka masing-masing. Ketika jati diri telah diperoleh maka dengan mudah rasa nasioanlisme akan tumbuh dalam diri mereka, dan era globalisasi tidak lagi akan mampu mengubah pola pikir generasi muda Indonesia.

Generasi Muda
Sebelum lebih jauh kita membahas upaya-upaya apa yang bsisa kita lakukan untuk meningkatan rasa nasionalisme pada generasi muda, ada baiknya kita kenal siapa itu yang disebut generasi muda. Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan, dijelaskan bahwa yang dimaksud pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yaitu dimulai sejak usia 16 (enam belas) tahun sampai dengan 30 (tiga puluh) tahun.

Pada pasal 2 dalam UUD nomor dan tahun yang sama tentang kepemudaan, diperjelas bahwa generasi muda dibangun berdasarkan beberapa asas dan tujuan diantaranya : Asas Ketuhanan Yang Maha Esa, Asas kemanusiaan, Asas kebangsaan, Asas kebhinekaan, Asas demokratis, Asas keadilan, Asas partisipatif, Asas kebersamaan, Asas kesetaraan dan  Asas kemandirian

Dari beberapa asas tersebut, yang menarik dan memiliki pendekatan khusus dengan nasionalisme adalah asas kebangsaan. Pada romawi II dari UUD tentang kepemudaan tersebut, dengan detail menjelaskan bahwa asas kebangsaan memiliki pengertian bahwa pembangunan kepemudaan menumbuhkan semangat kebangsaan dan rasa nasionalisme pada generasi muda serta menjamin utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selaian itu pada penjabaran peran dan tanggung jawab generasi muda salah satu point menyebutkan bahwa pemuda memiliki peran sebagai kontrol sosial yang dapat diwujudkan dengan memperkuat wawasan kebangsaan, artinya adalah rasa nasionalisme ada hal utama yang harus dimiliki generasi muda dalam upaya menjadi kontrol sosial dimasyarakat.

Penjabaran diatas rasanya sudah cukup detail menjelaskan bahwa generasi muda yang dalam UUD 1945 disebut sebagai pemuda wajib memiliki rasa nasionalisme. Memang untuk menumbuhkan rasa nasionalisme secara langsung bukanlah hal mudah, semua membutuhkan proses. Rasa nasionalisme bisa dilahirkan dan ditingkatjkan dengan pendidikan karakter sedini mungkin. Namun era globalisasi seperti menjadi penghalang untuk mewudkan cita-cita setiap generasi muda memiliki rasa nasionalisme tinggi, karena begitu banyak pengaruh dari era globalisasi tersebut.

Generasi Muda pada Era Globalisasi
Secara umum globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Sedangkan secara bahasa era globalisasi bisa artikan sebagai zaman dengan proses yang mendunia yang telah banyak mengubah berbagai bidang dan aspek kehidupan. Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf, telepon dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan aktivitas ekonomi, sosial dan budaya di kalangan masyarakat dunia

Pada dasarnya memang tidak ada yang salah dengan era ini, hanya saja sering kali generasi muda terjebak dengan kegemerlapan era globalisasi. Generasi muda Indonesia seperti sedang berada di zona nyaman namun nyatanya bisa kapan saja menikam. Hal ini dikarenakan seperti yang kita ketaui bersama bahwasanya ada begitu banyak kenyamanan yang ditawarkan di  era ini. Apabila kita sebagai genersi muda tidak teliti bisa saja pengaruh dunia luar membuat dan mengubah pola piker sehingga berdampak kepada hilangnya rasa cinta dan jiwa nasionalisme. Hal inilah yang harus dihindari oleh para generasi muda di era globalisasi.

Sebagai pemuda yang terlahir di era globalisasi sudah semestinya kita memahami segala tantangan hidup kedepanya dalam bernegara sebagai salah satu bentuk menumbuhkan rasa nasionalisme. Jangan pernah terbawa kegemerlapan budaya baru yang masuk, bisa saja budaya tersebut merupakan awal dari pelemahan karakter hingga akhirnya memudarkan bahkan menghilangkan rasa nasionalisme yang kita miliki. Lagi-lagi pendidikan karakter menjadi pilihan utama           

Pendidikan Karakter Pada Generasi Muda
Rasa nasionalisme wajib dimiliki oleh seluruh generasi muda selaku generasi penerus Indonesia, dan nasionalisme juga menjadi syarat mutlah dalam hidup bernegara. Dalam upaya membangkitkan rasa nasionalisme pada generasi muda ada banyak hal yang wajib dilakukan oleh pemerintah. Salah satu yang terpenting dan mendasar adalah memperkuat fondasi dengan pembentukan karakter sejak dini melalui pendidikan karakter kebangsaan pada generasi muda.

Pendidikan karakter untuk mencintai negara merupakan salah satu hal yang harus ditanamkan bagi tiap-tiap generasi muda sedini mungkin. Karakter untuk mencinta bangsa dan negara merupakan fondasi awal untuk membentukan karakter jiwa nasionalisme dan upaya membangkitkan rasa nasionalisme pada generasi muda Indonesia. Secara umum pendidikan pendidikan karakter adalah seperti yang telah disebutkan sebelumnya yaitu bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan mendidik yang diperuntukkan bagi generasi muda. Tujuan utama dari pendidikan karakter adalah untuk membentuk dan menyempurnakan individu generasi muda dengan cara melatih kemampuan diri mereka sehingga mereka mengerti dan memahami jati diri mereka masing-masing.
         
Pendidikan karakter bukan hal baru dalam tradisi pendidikan di Indonesia. Beberapa pendidik Indonesia yang kita kenal seperti yang diajarkan oleh pendiri republic ini Soekarno telah mencoba menerapkan semangat pendidikan karakter sebagai pembentuk kepribadian dan identitas bangsa yang bertujuan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkarakter. Sedangkan pada bangsa Romawi pendidikan karakter lebih menekankan pada pentingnya aspek keluarga. Unsur dasar pendidikan karakter ala Romawi ialah memberikan nilai seperti mengutamakan kebaikan, kesetiaan, dan berperilaku sesuai dengan norma dalam masyarakat.

Pendidikan yang lebih berorientasi kepada pembentukan karakter sudah semstinya mendaptkan perhatian khusus dari pemerintan ataupun lembaga terkait yang berfokus kepada pendidikan di Indonesia. Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang memiliki rasa nasionalisme tinggi, dan ini bisa didapatkan setelah adanya pendidikan karakter yang baik. Ketika setiap pemuda Indonesia tetah memiliki karakter nasionalisme yang terbentuk sejak dini dari pendidikan-pendidikan yang berfokus pada pendidikan karakter dapat dipastikan tidak akan ada lagi generasi yang apatis untuk peduli dan cinta tanah air Indonesia ini.

Sudah sepatutnya setiap kita memiliki rasa nasionalisme. Nasionalisme tidak hanya untuk mereka yang sedang atau telah mengabdikan diri untuk negeri ini, namun lebih dari itu nasionalsme harus dimiliki oleh tiap-tiap anak bangsa. Khusunya generasi muda, semestinya memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, karena cerita masa depan negeri ini ada di tangan generasi muda hari ini. Jangan biarkan arus globalisasi yang begitu tinggi membuat kita melupakan jati diri sebagai bangsa Indonesia, hingga menghilangkan rasa nasionalisme yang ada di dalam diri kita. 

Terus Kalah, tidak Berarti Harus Menyerah

Jagoan itu menangnya belakangan
Sesaat setelah membaca instastories salah satu temenku, Aku langsung berpikir.. “Sepertinya ini sangat sesuai dengan pengalamanku beberapa tahun yang lalu, tepatnya ketika masa SMA. Dan apakah ini akan kembali berlaku di masa kuliah ?

Jujur saja kalo di samakan dengan undian berhadiah, Quote indah diatas tidak mungkin lagi bisa berlaku. Namun aku tetap optimis, nasibku tidak sama dengan undian berhadiah yang hanya bisa didapatkan satu kali, dengan begitu qoute tersebut pastinya akan kembali berlaku dimasa kuliah ini.
gambar : pixabay.com
Sedikit flashback ketika aku masih di duduk di bangku SMA, aku begitu aktif ngeBlog. Aku menulis berbagai hal dengan tulisan yang apa adanya, bahkan ada beberapa tulisan yang aku sendiri tidak bisa memahami ketika dibaca kembali. Itulah gambaran bagaiaman hancurnya tulisan yang aku buat. Namun karena aku merasa menulis adalah passionku, dan dengan menjadi blogger adalah salah satu jalan untuk melatih menulis, membuatku terus konsisten untuk menulis

Sampai suatu ketika aku berkenalan dengan yang namanya lomba blog/menulis. Tanpa memperdulikan kualitas tulisanku sendirin, aku tetap saja bersemangat untuk mengikuti semua lomba menulis yang aku temui. Bisa dibayangkan orang yang baru belajar dan memulai menulis mencoba untuk mengikuti kontes blog level nasional, Inilah kesalahan pertamaku.

Namun dari situ aku belajar bahwa, tidak semua kesalahan harus disesali. Dengan aku mencoba untuk mengikuti kontes ketika awal tersebut membuatku semakin memahami konsep dan lomba menulis blog dan pola-pola penilaian

Setelah begitu sering mengikuti lomba blog dan itu semua berbanding lurus dengan jumlah kekalahan yang aku terima, aku mulai berpikir “Kalo aku terus mengikuti kontes level nasional ya otomatis aku akan terus kalah.” Sampai akhirnya aku memutuskan untuk rehat sejenak di kompetisi yang aku sendiri tidak mampu menjangkaunya.

Selang beberapa saat, aku kembali bersemangat berkompetisi ketika aku menjumpai lomba blog yang diselenggarakan oleh salah satu penerbit lokal. Disana aku mencoba menulis yang terbaik sesuai dengan kemampuanku hinga akhirnya aku memperoleh hasil yang memuaskan, yaitu aku dinobatkan sebagai juara I lomba tersebut.

Tentunya bahagia tingkat dewa yang aku rasakan, walau hadiah yang diberikan tidak begitu besar, namun inilah titik balik sejarah aku pertama kali bisa memenangkan kompetisi blog setelah sekian kali kalah. Bisa dibayangkan ketika aku menyerah ketika terus kalah di kompetisi menuis nasional, dan tidak mencoba lomba menulis lokal. Prestasi pertamaku dalam bidang menulis tentunya tidak akan pernah diperoleh.

Semangatku semakin menjadi bahkan memuncak ketika mendapatkan informasi lomba blog yang dikhususkan untuk siswa SMA. Lomba ini diselenggrakan oleh komunitas Aceh blogger, Hal yang membuatku semakin bersemangat mengikuti lomba ini adalah, pemenang juara satu akan mendapatkan hadiah berupa komputer tablet. Singkat carita aku mengikuti lomba blog ini dengan mengirimkan kurang lebih tiga karya.
 
Hari pengumumanpun tiba, aku sudah tidak sabar melihat hasil dari perjuangan ku. Akhirnya perjuanganku kembali terbayar, aku mendapati posisi juara dua. Walau begitu aku masih kalah untuk bisa mendaptkan hadiah impianku yaitu komputer tablet. Namun perjuangan tidak habis hanya sampai disitu, aku yakin masih ada kesempatan untuk bisa membawa pulang hadiah impian tersebut.

Perjuanganku terbayar pada pertengahan 2014 atau sekitar akhir kelas 2 SMA. Aku mendapati hadiah impianku yaitu komputer table. Setelah prestasiku terus bertambah, aku mendapatkan juara dari beberapa lomba yang aku ikuti. Ketika itu aku mulai menyadari bahwa terus kalah bukan berarti harus menyerah.
 
Pada masa SMA aku memang begitu aktif mengikuti lomba sesuai passionku. Mulai lomba blog, lomba menulis, hingga lomba desain. Pada awalnya semua sama, nihil. Aku sama sekali tidak pernah menjadi juara di setiap lomba yang aku itu. Namun semangat dan konsisten untuk terus mencoba merubah segalanya.

Masa kuliah aku begitu berharap semua kembali sama halnya seperti masa SMA. Sejak awal kuliah hingga saat ini aku telah mengikuti banyak lomba. Mulai lomba menulis, lomba desain bahkan lomba baru yang tidak pernah aku ikuti dimasa SMA yaitu lomba ide aplikasi dan juga business plan.

Lomba ide aplikasi dan bussines plan membuat aku tertarik untuk mencoba, setahun belakangan total aku telah mengikuti tiga kali lomba dengan ide aplikasi yang sama yaitu myTip. Dari total tersebut keseluruhannya aku bisa masuk ke baabk 10 besar. Namun di dua lomba aku gagak di babak presentasi hingga hasilnya nihil. Namun di lomba pertama yang aku ikuti bersama tim ku aku mendapat juara expo terbaik.

Prinsipku tetap sama, presis seperti judul dari artikel ini Terus kalah tidak berarti harus menyerah. Segala sesuatu ada masanya, mungkin setahun belakangan atau tahun pertama kuliahku, aku harus bersabar untuk bisa mengumpulkan prestasi. Namun bukan bearti aku harus terus bersabar hingga prestasi habis dimakan oleh usia. Aku yakin akan indah pada waktunya.

Keyakinanku masih sama, bawa aku pasti bisa untuk kembali berprestasi dan membanggakan orang-orang disekitarku. Mungkin memang benar bahwa jagoan harus menang belakang :)

Tempat Wisata Terkenal di Jepang Untuk Referensi Liburan Anda

Gambar : Japantimes.co.jp

Konnichiwa! Jepang merupakan salah satu negara maju di kawasan Asia. Selain terkenal dengan kemajuan teknologi dan etos kerja yang tinggi, negara ini kaya akan kekayaan alam yang luar biasa. Selain itu, Jepang juga kaya akan kultur. Bagi Anda yang menyukai manga atau anime pasti sudah tak asing lagi dengan negara ini.

Dengan mulai diberlakukannya bebas visa selama 15 hari bagi Warga Negara Indonesia, banyak yang menjadikan Jepang menjadi tujuan wisata. Meski terkenal mahal, namun negara ini masih diminati banyak wisatawan karena memang memiliki keunikan dan pesona keindahan tersendiri. Dan berikut beberapa tempat wisata yang terkenal di Jepang:

1. Tokyo  
Gambar : 123rf.com

Sebagai Ibu Kota Jepang, Tokyo juga memiliki banyak tempat wisata terkenal di Jepang. Salah satunya adalah Tokyo Tower. Ini merupakan ikon kota Tokyo, hampir sama dengan Menara Eiffel di Paris. Tempat ini juga wajib dikunjungi jika Anda sedang mampir ke kota Tokyo. Cobalah untuk melihat menara ini dari kejauhan saat matahari terbenam, Anda akan melihat sebuah pemandangan yang luar biasa.

Tempat kedua yang terkenal di Tokyo adalah Shibuya. Tempat ini memang selalu ramai, namun Anda akan lebih baik mengunjunginya saat malam hari. Karena saat itu lampu-lampu pertokoan mulai menyala dan juga billboard yang mulai terlihat menyala di malam hari, membuat tempat ini terlihat sangat gemerlap. Sebagai tempat perbelanjaan, Shibuya memang menawarkan sensasi belanja yang berbeda.

Berjalan kaki sedikit dari Shibuya, Anda akan menemukan Harajuku. Beberapa tahun lalu, gaya pakaian Harajuku pernah booming di Indonesia. Gaya pakaian Haruju merupakan gaya yang unik dengan warna-warna cerah yang terkadang saling menabrak warna.

2. Osaka
Gambar : willflyforfood.com

Beralih ke Osaka, tempat wisata di Jepang yang lain ada disini. Anda akan menemukan Osaka Castle yang bisa ditempuh dengan menggunakan kereta Expressway dan letaknya tak jauh dari Bandara Kansai. Osaka Castle ini merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Jepang di abad ke-16, namun sekarang menjadi sebuah museum modern yang sarat akan perjalanan sejarah dari Toyotomi Hideyoshi yang menjadi pendiri Istana ini dan juga penguasa Osaka. Di sini Anda dapat mengeksplore beberapa tempat yang ada di lingkungan Istana.

Setelah berkeliling di Osaka Castle, mampirlah ke Dotonburi yang merupakan area jajanan ala Jepang. Berbagai camilan dan makanan khas Negara Sakura ini banyak dijual di toko-toko yang berjejer sepanjang jalan ini.

3. Kyoto 
Gambar : pbase.com

Fushimi-Inari Shrine atau Endless Gate Walkaway ini terkenal sebagai kuil dengan bangunan megah dan memiliki gerbang berwarna oranye. Untuk Anda yang pernah menonton film Memoirs of a Geisha, pasti sangat familiar dengan gerbang ini.
Jepang memang kaya dengan masakan. Selain gerbang megah, di Kyoto juga Anda dapat mengunjungi pusat jajanan dengan berbahan dasar seafood di Nishiki Market. Jangan khawatir, jajanan disini harganya sangat terjangkau dengan rasa yang sangat lezat.

Tempat terkenal di Jepang yang berada di kawasan Kyoto selanjutnya adalah Gion. Jika tadi Anda hanya melihat tempat syuting seorang Geisha, maka di tempat ini Anda akan melihat banyak Geisha yang bertangan ke restoran-restoran di kawasan ini saat malam hari. Tentunya datang ke restoran ekslusif untuk menemani tamu-tamu ekslusif pula.
Berada di sebelah timur kota Kyoto, ada sebuah kuil bernama Kiyomizzudera. Di Kuil ini terdapat tiga aliran sungai yang dipercaya memiliki khasiat untuk awet muda, sukses di sekolah, dan juga beruntung dalam urusan percintaan. Tiga hal ini memang sepertinya sangat penting untuk orang Jepang, ya?

Jika Anda masih merasa penasaran dengan tempat terkenal di Jepang lainnya, bisa klik di link tadi ya. Selamat berlibur ke tempat wisata di Jepang!

Lebaran di Rantau, Mencoba Anti Galau

sumber : tribunnews.com
Tiitt… Tiittt… Tiittt…
Sembari menunggu jawaban telepon dari orang tua di kampung, saya terus berpikir “Bagaimana rasanya jadi orang tua saya yang harus 3 kali lebaran, 2 kali puasa tidak bisa berjumpa dengan anaknya”

Akhirnya telepon saya dijawab. Dengan sedih hati saya menyampaikan kepada orang tua saya, bahwa puasa dan lebaran kali ini saya kembali tidak pulang. Orang tua saya bertanya, alasan apa yang membuat saya kembali tidak pulang di liburan kali ini.

Menurut catatan dibuku digital saya, ini adalah bulan ke-15 saya tidak pulang ke kampung halaman setelah merantau semenjak bulan Maret 2016 yang lalu. Memang tidak begitu lama dibanding mereka yang mampu merantau 15 tahun tampa kembali ke kampung halaman.

Beberapa detik setelah mendapatkan pertanyaan tersebut, dengan bahasa daerah saya menjawab “Liburan kali ini begitu singkat, lagipula tiket pesawat juga begitu mahal di musim mudik. Insya Allah saya akan pulang setelah ujian buk, sekitar bulan Agustus nanti.

Orang tua saya memang tipikal orang yang tidak terlalu memaksakan kehendak. Sehingga langsung menerima alasan saya, lagipun alasan saya cukup logis. Rasa kangen tentunya ada baik saya sendiri kepada orang tua maupun sebaliknya orang tua kepada saya.

Namun inilah pilihan jalan hidup saya, sejak SMA saya telah bercita-cita untuk menjadi mahasiswa rantau. Disisi lain saya harus menerima kenyataan bahwa biaya transportasi dari daerah saya ke tempat saya merantau tidaklah murah, sehingga harus kuat dan senang hati tetap diperantauan di setiap liburan. Tetap diperantrauan di setap lebaran dan ramadhan.

Melanjutkan percakapan di telepon tadi, orang tua saya mengatakan sembari berdoa “Baik-baik disana, Jangan lupa puasa, tarawih dan mengaji. dan semoga ramadhan dan lebaran tahun depan bisa di kampung halaman. Sukses juga untuk ujian nanti, semoga mendapatkan IPK yang memuaskan.” Setah sedikit terharu dengan doa dari orang tua saya tersebut dengan singkat saya menjawab “Amin….

Memang tidak ada yang salah dengan pilihan, setiap jalan telah diqadar. Saya tidak pernah merasa rugi dengan pilihan yang telah saya pilih. Pilihan untuk menjadi mahasiswa rantau yang jauh dari kampung halaman, tentunya saya telah memprediksi sebelumnya bahwa ketika saya memilih untuk merantau kisini maka saya akan jarang pulang kesana.
Banyak hal yang telah saya pelajari di perantauan ini. Mata kuliah yang ada dikampus hanya sedikit dari banyak hal yang saya pelajari. Belajar untuk mandiri dan menjadi diri sendiri demi menemukan potensi diri adalah hal terbesar yang bisa saya dapatkan disini.

Mungkin ketika saya terus terpaku disana, saya hanya menjadi anak manja yang tidak tahu bagaimana cara bertahan hidup sendiri, tanpa orang tua. Banyak nilai plus yang dimiliki anak rantau, bertahan dan mengatur hidup sendiri salah satunya.

Walau berlebaran di rantau saya mencoba menjadi anti galau, mencoba berlebaran tanpa tangisan dan haru-haruan. Menikmati pilihan dengan bijak adalah hal terbaik, menjalani lebaran dengan ceria walau tanpa bisa bersalaman secara langsung dengan orang tua harus dilalui dengan tegar.

Saya tidaklah sendiri, ada banyak orang yang senasib dengan saya, ada banyak orang yang lebih lama merantau, ada banyak orang yang merantau lebih jauh. Mereka semua bisa tegar berlebaran anti galau di perantauan. Sudah seharusnya saya juga mampu bahkan lebih baik dari mereka.

Semua gemuruh takbiran juga mulai terdengan “Alllahuakbar..… Allahuakbar….” Rasa kangenpun semakin menjadi, walau mencoba tegar bisa anti galau diperantauan namun kangen dihati akan gemerlap suara takbiran di kampung halaman tidak terbendungkan lagi rasanya.

Mungkin biar hari menjadi berbeda saya harus mempercepat tidur di malam takbiran, dengan begitu ketika saya bangun, saya akan bisa langsung mempercepat hari, mempercepat hari agar menjadi normal. Bertambah galaunya hati ini ketika melihat instastories teman-teman di kampung halaman yang merayakan lebaran dengan ceria.

Terlebih yang membuat galau makin menjadi adalah ingat makanan khas lebaran yang pastinya sedang tertata rapi di meja makan. Wah, pasti bakalan enak sekali. Bayangkan sudah 3 kali lebaran melewati mantapnya masakan ibu, masakan special lebaran yang selalu dinantikan.

Sabar, semua akan indah pada waktunya. Akan ada masa dimana saya akan bisa kembali berlebaran di kampung halaman bersama kelauraga dan bisa kembali merasakan semua masakan khas lebaran setelah sekian lama berpuasa makanan-makanan mantap tersebut.

Menulis adalah salah satu cara untuk menceritakan hal yang kita lalui kepada orang lain. Saya menulis karena saya ingin bercerita kepada dunia bahwa ada banyak perantau yang tidak bisa merasakan berlebaran bersama keluaraga, maka buat kamu yang hari ini berkesempatan lebaran bersama keluarga hargailah moment tersebut, kami kangen dengan moment-moment tersebut.

Hotel Mewah, Harga Not Rupiah

Semenjak SMA yaitu sekitar tahun 2014, aku telah memulai pertualangan untuk bisa mampir dan menginap hotel mewah dengan fee nol rupiah. Mungkin kedengarannya janggal, dan tidak mungkin, mengharapkan hotel mewah secara gratis, toh apabila kita bayar saja untuk mendapatkan hotel mewah susah, karena umumnya harga hotel sebanding dengan fasilitas yang diberikan.


Namun, tidak mungkin bukan berarti tidak bisa, ada banyak cara menuju roma. Sema halnya dengan mampir dan menginap  di hotel mewah secara gratis, ada banyak cara bisa dilakukan. Percayalah bahwa setiap sesuatu akan ada celah kecil yang bisa  kita masuki untuk mewujudkan impian kita, tentu celah yang akan kita masuki adalah celah positif yang tidak melanggar norma.

Ketika kelas 2 SMA untuk pertama kalinya aku mendaptkan kesempatan untuk menajaki hotel mewah secara gratis alias nol rupiah. Ketika itu aku mendapat kesempatan untuk menjadi peserta  pelatihan kepemimpinan pemuda yang dilaksanakan di salah satu hotel mewah holeh dinas pemuda dan olahraga kota Banda Aceh

Setelah pengalaman keren tersebut, aku semakin sering mengikuti berbagai acara di hotel secara gratis. Sampai terakhir diawal tahun lalu, setelah setahunan aku menjadi anak rantau, aku mendaptkan kesempatan untuk mengikuti acara besar yang diselenggarakan oleh BNPT di salah satu hotel mewah di Yogyakarta.

Tidak hanya sampai disitu, beberapa bulan setelah mendaptkan kesempatan mengikuti acara BNPT tersebut, aku mendaptkan kesempatan untuk mampir dan menginap  hotel  mewah di dua kota berbeda  yaitu di medan dan di Bandung, kedua kesempatan menjajaki hotel mewah di kota-kota tersebut di fasilitasi oleh kampus, dalam rangka mengikuti beberapa lomba.

Tips buat kamu yang ingin mendapatkan kesempatan mampir dan menginap di hotel mewah dengan biaya nol rupiah cukup mudah. Kamu harus bisa melihat peluang, peluang yang paling mudah itu datang dari event yang diselenggarakan oleh pemerintah, umumnya pihak pemerintah akan menyelenggarakan acara di hotel-hotel mewah, dan peserta mendapatkan fasilitas free.

Selain itu bagi mahasiswa untuk bisa mendapatkan mampir dan menginap di hotel mewah dengan fee nol rupiah adalah dengan sering-sering mengikuti lomba diluar kota, umumnya kampus akan mendukung kegiatan masiswa untuk bisa aktif diluar kampus.

Impianku kini adalah bisa mampir dan menginap di salah satu hotel keren di Jakarta selatan. Aviary, Hotel di Bintaro tersebut merupakan salah satu hotel mewah yang telah lama menjadi incaranku. Semoga kedepan ada kesempatan untuk mampir dan menginap di hotel tersebut.