Selasa, 01 September 2020

Lakukan Tips Ini Biar Pengajuan Asuransi Kesehatanmu Tidak Ditolak

Ada banyak yang sudah merasa tertolong oleh asuransi kesehatan. Dengan melakukan pengajuan asuransi kesehatan, biaya kesehatan yang jutaan itu bisa di-cover sama perusahaan asuransi. Kita jadi merasa tenang karena risiko dapat terminimalisasi dan bisa dipastikan kita akan menadapat pelayanan kesehatan yang baik jika jatuh sakit suatu saat nanti.

sumber : paxels.com 

Tapi, tahukah kamu kalau tidak semua pengajuan asuransi kesehatan diterima? Ya, beberapa perusahaan asuransi menolak pengajuan tersebut karena beberapa pertimbangan. Maka dari itu, lakukan tips berikut biar pengajuan asuransi kesehatan diterima dan kamu tidak perlu pusing biaya rumah sakit.

1. Kenali alasan pengajuan asuransi kesehatan ditolak

Perusahaan asuransi kesehatan punya kriteria sendiri saat menerima kliennya. Mereka membatasi usia calon nasabah sampai 65 tahun untuk asuransi kesehatan murni dan 70 tahun buat kamu yang mau melakukan pengajuan asuransi kesehatan unit link. Kalau melebihi dari itu, kemungkinan besar mereka akan menolak permohonanmu.

Siapa nih yang sering rawat inap dan kondisi kesehatan tidak bagus? Kondisi kesehatan yang sudah dialami calon nasabah sebelumnya (pre-existing condition) dan gaya hidup yang tidak sehat sangat berpengaruh terhadap disetujui atau tidaknya pengajuan asuransi kesehatanmu. Begitu juga dengan pekerjaan berbahaya seperti pilot, kuli bangunan, dan pekerja pertambangan.

Soalnya, perusahaan asuransi pada dasarnya juga bisnis, jadi mereka meminimalisasi risiko menanggung biaya perawatan atau pengobatan para pemegang polis asuransi kesehatan.

2. Punya pre-existing condition? Coba aja dulu

Terus, kalau memang sudah ada penyakit bawaan dan pengin mendaftar asuransi kesehatan bagaimana, dong? Tenang, perusahaan asuransi bisa saja tetap menerima pengajuan asuransi kesehatan kamu, kok.

Mereka punya beberapa pilihan jawaban saat calon nasabah melakukan pengajuan asuransi. Perusahan asuransi bisa menerima, menolak karena penyakit kritis stadium lanjut misalnya, menerima dengan pengecualian, atau menerima dengan memberi premi yang lebih tinggi.  

Dari pilihan di atas, meskipun kamu sudah mengidap penyakit tertentu, kamu masih berpeluang melakukan pengajuan asuransi kesehatan, kan? Siapa tahu kamu masuk kategori diterima dengan pengecualian.

3. Tetap jujur

Dari sini, kamu sudah tahu alasan penolakan pengajuan asuransi kesehatan dan kalau melakukannya pun saat sudah ada penyakit, kesempatannya masih 50:50.  Terus, kamu memilih berbohong tentang kondisi kesehatanmu? Itu adalah pilihan yang sangat tidak bijak.

Soalnya, kontrak asuransi harus berlandaskan kejujuran. Di perjanjian awal terdapat ketentuan kalau ternyata ditemukan penipuan atau pelanggaran, perusahaan asuransi berhak menyanggah isi polis kamu, lho.

Artinya, saat tidak jujur di awal, memang bisa saja pengajuan asuransi kesehatanmu diterima. Tapi, klaim asuransi kesehatanmu bakal ditolak dan perusahaan bisa memutuskan polis di tengah jalan. Bakal sia-sia, deh, perjuangan kamu membayar premisnya.

4. Ikutan asuransi grup

Kalau mengajukan permohonan secara individu bikin ribet, mungkin kamu bisa ikutan pengajuan asuransi kesehatan secara berkelompok alias group insurance saja. Buat para pemilik pre-exisiting condition, perusahaan asuransi umumnya menerapkan masa tunggu.

Istilah masa tunggu dalam asuransi kesehatan ini berkaitan sama periode ketika polis sudah aktif, tapi kamu masih belum bisa mengajukan klaim. Masa tunggu ini bervariasi tergantung jenis penyakit, biasanya 30-60 hari sejak pengajuan asuransi kesehatan disetujui.

Misal, ketika kamu sudah melakukan pengajuan asuransi kesehatan dan disetujui, lalu mengalami penyakit jantung, perusahan asuransi akan mengecek dulu hasil tes laboratorium. Ini akan membuktikan kamu sudah punya riwayat penyakit itu atau belum saat pengajuan asuransi kesehatan.

Nah, kabar baiknya, beberapa perusahaan asuransi tidak menerapkan masa tunggu kalau kamu melakukan pengajuan asuransi kesehatan lewat group insurance. Dengan begitu, ajak teman-teman atau saudara-saudaramu untuk mendaftar asuransi kesehatan. Tapi sebelum itu, pastikan dulu ke perusahaan asuransinya soal pemberlakuan masa tunggu tersebut, ya, biar tidak kecele.

5. Ganti perusahaan atau produk asuransi

Produk asuransi setiap perusahaan memiliki banyak jenis. Saat pengajuan asuransi kesehatanmu ditolak, pihak asuransi akan mengatakan alasannya. Nah, pada saat itulah, kamu bisa menanyakan apakah ada produk asuransi lain yang cocok untukmu. Mereka akan dengan senang hati membantumu, kok.

Masing-masing perusahaan asuransi punya standar atau kriteria sendiri saat menerima pengajuan asuransi kesehatan milik para calon nasabah. Kalau pengajuan asuransi kesehatanmu ditolak, jangan menyerah! Soalnya, ada beberapa perusahaan asuransi yang memang strict banget soal kondisi kesehatan, ada juga yang lebih fleksibel di kondisi kesehatan dan lebih melihat gaya hidup calon nasabahnya.

6. Lakukan pola hidup sehat

Penolakan memang menyakitkan, begitu juga dengan penolakan pengajuan asuransi kesehatan. Namun, jangan berkecil hati karena kamu masih bisa mencoba melakukan pengajuan asuransi lagi di masa depan dan bangkit dengan melakukan pola hidup sehat.

Jangan lupa untuk olahraga teratur minimal tiga kali seminggu dengan durasi 30 menit sehari. Perhatikan juga makananmu dengan melakukan diet sehat serta menghindari makanan yang menyebabkan penyakit kambuh. Berisitirahatlah yang cukup selama 7-8 jam dalam sehari. Setalah itu, lakukan medical check-up lagi untuk update informasi kesehatan kamu. Kalau sudah membaik, silakan melakukan pengajuan asuransi kesehatan lagi.

Jika pengajuan asuransi kesehatanmu masih saja ditolak meski sudah melakukan cara-cara di atas, kamu bisa mempertimbangkan asuransi kesehatan dari pemerintah alias BPJS. Soalnya, persyaratan di BPJS lebih mudah daripada pengajuan asuransi kesehatan di perusahaan swasta. Apalagi, preminya bisa lebih terjangkau, lho.

Buat kamu yang sedang mengidam-idamkan rasa tenang dari ribetnya pengajuan asuransi kesehatan, kamu bisa ke https://www.cekaja.com/asuransi-kesehatan/ sebagai layanan informasi pengajuan asuransi kesehatanmu. Jangan khawatir, situs ini telah didukung sama tenaga professional yang sudah paham akan asuransi, jadi rekomendasinya pasti terjamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Facebook

Follow This Blog