Minggu, 28 Januari 2018

Panduan Menikmati Kawasan Malioboro dan Sekitarnya

Jika anda sedang berada di Jogja, tapi tidak memiliki cukup waktu untuk menikmati segala pesona keindahan alam dan budaya Jogja, anda tidak perlu kuatir. Artkel ini memberikan panduan paling lengkap bagi anda untuk mengekplorasi kawasan Malioboro seharian penuh.

Jika anda datang ke Jogja dari Bandara Adi Sutjipto dan anda merasa bingung bagaimana mengakses seluruh kompleks Malioboro dengan bebas, nyaman, dan tentunya terjangkau, anda dapat mengunjungi omocars.com untuk mendapatkan berbagai pilihan mobil yang sesuai dengan kebutuhan anda. Andapun tak perlu pusing mengembalikannya ke pemilik rental. Cukup hubungi omocars.com pada hari kepulangan anda mobil akan diambil di bandara tanpa perlu merepotkan anda.
Jalan Malioboro

Awali dengan mengunjungi ikon belanja kota gudeg ini. Di kawasan Malioboro ini, anda akan menemukan banyak sekali penjual souvenir khas Jogja. Uniknya, anda wajib punya keahlian menawar.
Kalaupun tidak, anda bisa masuk ke pertokoan yang menjual pernak-pernik dan barang-barang lainnya. Tentu saja, harga jual di toko-toko tersebut lebih mahal dan kualitas barang yang dijualpun juga lebih beragam. Jika ingin suasana yang lebih nyaman lagi, kunjungilah Malioboro Mall dan pusat souvenir Mirota.

Trotoar di kawasan Malioboro kini juga sangat lebar dan ramah pejalan kaki. Ada banyak sekali tempat duduk jika anda merasa lelah berjalan dan berbelanja. Jika anda berukunjung di hari libur, tak jarang anda akan disuguhi berbagai macam pergelaran kesenian dan alat musik jalanan. Jangan kuatir kelaparan, ada banyak sekali kedai makanan, café, maupun restoran.

Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta merupakan tempat tinggal keluarga kerajaan hingga saat ini. Di dalamnya, terdapat museum yang menyimpan benda-benda bersejarah dan juga cerita tentang cikal bakal kota budaya ini. Jarak Keraton Jogjakarta dengan kawasan Malioboro tidaklah terlalu jauh. Maka, sempatkanlah mengunjungi bangunan bersejarah yang sarat akan unsur budaya dan spiritualisme Jawa ini.
Anda juga dapat menikmati kekhasan batik Jogja kuno di ruang pameran yang berada di dalam kompleks keraton. Selain itu, berbagai koleksi porselin kuno, lukisan, dan set gamelan lengkap juga terpelihara dengan baik.
Berbagai sudut keraton ini menyuguhkan keunikan budaya Jawa, khususnya DIY, yang tidak kalah instagramable. Tiket masuknyapun tergolong murah sehingga sama sekali tidak menguras kantong anda.
Jika anda cukup beruntung, anda dapat menyaksikan, atau bahkan mengukuti lomba panahan cara keraton Mataraman yang disebut juga Jamparingan. Event ini hanya diadakan setiap hari Selasa Wage di halaman belakang keratin.

Alun-alun Yogyakarta

Spot wisata ini tidak pernah sepi dari wisatawan. Yang menarik dari alun-alun Jogja ini adalah pohon beringin kembar yang tumbuh tegak di dalam kawasan alun-alun. Anda dapat memainkan sebuah permainan menarik disini. Konon, barang siapa mampu berjalan melewati kedua pohon beringin itu dengan mata tertutup, maka seluruh hajatnya akan dikabulkan. Anda tertarik mencobanya?

Museum Benteng Vrederburg

Benteng ini dahulu adalah benteng milik Belanda yang kini berubah menjadi museum. Di dalamnya, terdapat beberapa diorama yang menceritakan tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia. Yogyakarta merupakan kota yang cukup penting dalam sejarah bangsa ini. Cerita tentang peran kota gudeg ini dalam perjuangan melawan penjajah tersusun rapi dalam koleksi-koleksi yang ada di dalam museum yang terletak di depan keraton Yogyakarta ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Twitter

Facebook

Follow This Blog