Minggu, 31 Desember 2017

Karena tidak Fokus, Resolusi Gagal dibungkus

Tulisan ini mungkin akan menjadi tulisan aku yang terakhir di tahun 2017. Hari ini (30/12) merupakan hari-hari penutupan tahun 2017. Sama saja seperti yang mereka katakan, aku juga akan ikut mengatakan bahwa waktu memang berjalan begitu cepat, sampai-sampai satu tahun berlalu tanpa disadari. Rasanya baru kemarin aku menulis salah satu artikel di Hipwee tentang tips agar resolusi tahun baru tidak gagal.

Baca Disini : Stop Wacana Resolusi Tahun Barumu dengan Sadari Penyebabnya di Sini!
Tapi sayangnya aku sendiri tidak mengikuti tips tersebut, sehingga ada beberapa resolusi tahun baruku kemarin tidak berjalan mulus. Tentunya aku terus mengevaluasi diri sendiri, hal apa yang membuat beberapa resolusiku gagal. Jawabanya sama seperti salah satu point yang aku katakan di artikel tersebut yaitu tetap konsisten dan fokus.

sumber : kreativa.co.id
Jujur saja aku merupakan seorang yang begitu gampang pecah fokus, aku begitu mudah untuk melakukan hal lain di saat sedang melakukan sesuatu. Padahal boleh dibilang terkadang hal yang sedang aku lakukan merupakan suatu hal yang tidak kalah penting, bahkan terkadang saat sedang dikejar deadline. Contohnya seperti, di saat sedang menulis artikel ini aku bisa beralih untuk melakukan desain poster padahal artikel yang baru aku tulis ini belum selesai.  
Itu hanya salah satu contoh kecil, selain itu banyak hal-hal lain yang juga demikian termasuk hal-hal besar sekalipun sama saja. Seperti ketika aku sempat dan sangat berniat untuk fokus mengembangkan Konveksi Aceh (Bisnis yang aku mulai sejak tahun 2012, sebelumnya dengan nama Reelve Center) pada oktober 2017 lalu, Sangking niatnya aku membeli sebuah hosting, domain .com dan SSH untuk membuat sebuah website yang lengkap dengan sistem order online

Hal yang membuat aku sangat ingin fokus menggembangkan bisnis ini ke arah yang lebih baik adalah setelah mendapatkan pesanan secara tiba-tiba. Ketika itu pemesan mendapatkan informasi Konveksi Aceh melalui internet, ketika aku benar-benar sedang tidak memikirkan bisnis ini.
Setelah semua transaksi selesai dan aku mendaptkan keuntungan yang lumayan untuk pengembangan bisnis, aku langsung mengatur strategi dan matrik untuk pengembangan konveksiaceh.com, namun sayangnya rencana tinggallah rencana, aku sedikit demi sedikit mulai melupakan impianku untuk mengembangkan bisnis Konveksi Aceh, sebenanrya aku juga merasa menjadi orang yang bodoh karena tidak bisa fokus kepada satu hal yang memiliki prospek dan buktinya sudah nyata.
Pengembanggan Konveksiaceh.com bukalah kali pertama fokus ku hilang, ada banyak hal lain yang bisa dibilang besar yang tidak aku fokuskan sehingga terkadang aku merasa menyesal karena menyia-nyiakan kesempatan tersebut.  Aku hingga saat ini masih mengevaluasi diri, atas hal apa yang membuatku begitu sulit untuk membulatkan fokus dan bisa konsisten kepada suatu hal.
Mungkin mimpiku terlalu besar dan luas, sehingga aku ingin merasakan kesuksesan di setiap lini, akhirnya aku ingin mengejar segalanya sampai-sampai melupakan suatu hal yang telah atau sedang aku kerjakan. Bisa saja ini akan berdampak positif namun berdampak negatif juga adalah hal yang sangat mungkin, akan bisa positif ketika aku selesai dan sukses mengerjakan target tersebut, sebaliknya akan menjadi menjadi negatif ketika aku gagal mengerjakan segalanya, waktuku akan terbuang sia-sia karena yang aku kerjakan hanya setengah-setengah dan tentu hasilnya tak akan bisa memuaskan.
Aku tidak tahu harus memberi nasihat apa pada artikel ini, namun yang aku rasakan menjadi seorang yang tidak bisa fokus  tidaklah enak, sama sekali tidak enak. Banyak dari impikanku yang hilang begitu saja hanya karena tidak ada fokus dalam menjalaninya. Namun adakalanya aku merasa bangga karena terkadang akan bisa mengerjakan banyak hal dalam suatu waktu, walau terkadang memang hasilnya kurang maksimak, namun selesai dan bisa dinikmati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Facebook

Follow This Blog