Antara Tukang parkir di Aceh dan Daerah lain

Tukang parkir merupakan salah satu profesi yang paling banyak di jumpai di setiap daerah, pasalnya setiap ada lapak apa itu toko/lain (toko -red) dipastikan ada yang namanya parkiran, dan 90% dari parkiran pasti ada yang namanya tukang parkir, umumnya tukang parkir bertugas untuk menjaga dan mengawasi kendaraan(roda 2/roda 3/ roda 4) yang di parkirkan di kawasan yang menjadi tanggung jawabnya, selain menjaga mereka (tukang parkir) juga memiliki kewajiban untuk membantu pengendara memasuk  dan mengeluarkan kendaraan dari area parkiran

sumber gambar tribunnews.com

Aceh sebagai salah satu daerah yang memiliki cukup banyak kawasan pertokoan/lainya tentunya  memiliki cukup banyak area parkir, dari hal tersebut maka bisa dipastikan di Aceh memiliki banyak tukang parkir, sama dengan daerah lain di Indonesia yang memiliki tukang parkir disetiap area parkir yang mereka semua memiliki tugas dan fungsi yang sama seperti yang telah disebutkan diatas

Namun yang menjadi persoalan disini adalah apakah semua tukang parkir memiliki cara kerja yang sama di setiap daerah? lalu apakah seorang tukang parkir harus memiliki suatu kemampuan mendasar, kenyataannya tidak, seorang tukang parkir tidak harus memilik suatu hal yang spesial, setiap orang bisa untuk menjadi tukang parkir namun yang harus dan wajib dimiliki hanya satu, yaitu (peluit, bukan !!) tapi adalah tanggung jawab, iya bener tanggung jawab mereka untuk bertugas dalam menjaga dan mengawasi kendaraan pengunjung, kemudian juga ketika pengunjung hendak keluar maka tugas tukang parkir untuk membantu mengeluarkannya, dan ketika ingin memarkir maka harus membantu untuk mencari tempat yang tersedia untuk parkir

Sedikit disayang memang ketika seorang tukang parkir hanya tidak lupa mengambil uang parkir tanpa melakukan tugasnya secara baik, begitu pula sebaliknya beribu kali disayangkan apabila kita hanya mengucapkan, maaf lagi tidak ada uang kecil kepada tukang parkir, dasarnya kita dan tukang parkir sama- sama membutuhkan dan sama- sama menguntungkan, kita butuh mereka dan mereka butuh kita. Mereka bekerja banting tulang untuk mencari nafkah dan kita sebagai orang yang telah menggunakana jasa mereka wajib untuk membayar, dan tukang parkir juga semestinya mengerjakan semua tugasnya

Jujur saja kebanyakan tukang parkir di Aceh yang ane temui belum bekerja dengan maksimal dalam tanda kutip belum menjalankan tugas mereka sepenuhnya, ini bisa dilihat kebanyakan mereka hanya pruit pruit beberapa kali kemudian minta upah, pada dasarnya mereka juga memiliki tugas untuk membantu pengendara meluarkan kendaraan, dan kalau di sebagian daerah lain tukang parkirlah yang langsung mengeluarkan kendaraan kita dari area parkir kita hanya langsung gas saja, tanpa harus ribet lihat kebelakang apakah ada kendaraan lewat, dan apabila kendaraan lain dibelakang tempat kita parkir maka tukang parkir tersebut dengan sigap memindahkannya sendiri

Begitulah gambaran tukang parkir di daerah lain, semoga kedepanya Aceh bisa memilik tukang parkir yang memiliki tanggung jawab dan integritas tinggi sehingga, orang yang membayar uang setelah parkiran merasa puas dan iklas.
4 Komentar
avatar

setuju... bahkan banyak tukang parkir yang hanya meminta uang saja tanpa penjagaan...
tapi yang bikin nyeseknya, cuma berhenti tiga menit tetap diminta jatah parkir, hehe

pastinya ada juga satu diantara 100 tukang parkir yang betul2 ikhlas penjagaannya walau sangat jarang :)

maaf, parkir bukan parker.... hehe

Balas
avatar

Wah alhamdulillah ternyata ada yang setuju dengan pendapat ane..
hehehehee...

iya kalau itu memang benar, diantara 100 ada yang menjaga dengan iklas, sayangnya kalau yang jaga dengan iklas tersebut kita hanya bayar dengan "maaf tidak ada uang kecil" heheheh :)

untuk yang tulisan parker itu typo, tanpa kesengajaan
:) :) :) :)

Balas
avatar

Paling senang kalau tukang parkirnya selalu senyum dan sapa, tapi paling ngeselin kalau misalnya tarif parkirnya Rp.1000 dan kita bayarnya Rp.2000 tapi tanpa ada kembalian.

Mau minta kembalian eh tukang parkirnya udah pindah ngurusin motor lain dan sok sibuk dan cuek, rasanya ada pahit-pahitnya gitu :v

Ohya, di paragraf kedua dari belakang, ada kata "kutib" entah typo atau bukan, yang bakunya mungkin bisa di cek di http://kbbi.web.id/kutip

Balas
avatar

hehehe iya bener banget mas, senyum sapa tukang parkie bisa menambah semangat kita melanjutkah aktivitas, kalau ada kembaliannya pasti Rp.1000 itu bisa kita bayar keparkir lain yakan...

kalau itu bukan typo mas, kurang merhatiin kbbi aja, jadi asal nulis hehheehheh :)


Balas

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...