Ketika Masalah Menjebakmu

Assalamualaikum | Alhamdulillah saat ini saya kembali bisa mengupdate blog saya ini dengan tulisan terbaru yang sifatnya masih sama dengan artikel beberapa waktu yang lalu seputar renungan, memang setiap hal yang saya tulis disini tidak 100% benar, saya mengerti dan tau bahwasanya saya hanya seorang yang masih bercita cita bukan orang yang sudah menjadi penulis perfesional.

salah benarnya tulisan ini itu menurut anda, bagi anda yang merasa senang dengan tulisan saya, saya bersyukur, dan bagi haters (pembenci) tulisan saya, insya Allah saya akan terus mencoba menulis tulisan yang lebih baik lagi, bahkan mungin anda diantara pembaca yang heters saya itu semua terserah anda, yang mesti kalian semua tau hanyalah kembencian anda tidak akan mengjatuhkan saya, karena ini hidup saya saya fine dengan anda semua, hanya saja anda “I just on my way

Masalah, memang kata-kata yang tak asing lagi bagi sebagian bahkan semua orang, pasalnya setiap insan/manusia itu pasti ada saja masalah yang di menjebak dirinya,  saya sendiri sangat mengerti bagaimana rasanya ketika diri kita terkena suatu masalah, yang mesti kita ketahui juga andalah bahwa masalah tersebut ada yang bersumber dari kita sendiri anda juga yang bersumber dari orang lain. 

Ketika kita di timpa atau di jebak oleh satu masalah maka hal yang mesti dan harus menurut saya kita lakukan adalah mengintropeksi diri “dari manakah sumber masalah ini ? apakah masalah ini memang bersumber dariku ?” dan kemudian kita juga sampai berputus asa, jangan sampai karenan satu maslah membuat kita down, membuat kita tidak lagi memiliki semangat hidup dan lain sebagainya.

Menurut saya satu masalah tidak akan menjadi besar jikalau kita tidak membesar-besarkanya, saya sering mendengar begini, “kalau adalah kecil jangan di besar-bersarin dan kalau ada masalah besar jang di buat makin besar” menurut saya begi sebaiknya kalau kita mempunyai masalah kecil itu cepat dilupakan yang ada membuat kita makin terluka dan lain sebagainya, dan kalau ada masalah besar itu lebih baik di kecilkan bahkan di hilakan saja. 

Hal yang saya maksud disini adalah masalah yang tidak merugikan ornag banyak seperti antara sesama teman, sesama saudara yang ruanglingkupnya tidak besar, bukan yang masalah koruptor,pembunuhan dan masalah hukum negara lainya kalau itu yang mesti harus di selesaikan dengan jalan hukum yang seadil-adilnya karena itu menyangkut orang banyak dan nyawa.







Saya pernah mendpakan satu slide show yang menurut saya itu bisa memotivasi para orang2 yang yang putus asa dalam menyelesaikan masalah, ini beberapa hal yang di singguh disana, dengan format tanya jawab, seperti berikut:

Tanya:  Kenapa Aku di Uji ?
Jawab: (2) Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami Telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (3) Dan Sesungguhnya kami Telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al-Ankabut 2-3)

Tanya:  Kenapa ujian Seberat Ini ?
Jawab: Allah tidak akan membebani seseorang melaikan sesuia dengan kesanggupanya.(Al-baqarah 286)

Tanya:  Bagaimana Aku menghadapinya ?
Jawab: Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu (Al-baqarah 45)
Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu serta tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu)dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung (Ali Imran 200)

Tanya: Apa yang aku dapat dari semua masalah ini ?
Jawab: Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.(At-taubah 111)

Tanya: kepada siapa aku berharap ?
Jawab: Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ´Arsy yang agung".  (At-Taubah 129)

Tanya: Aku tak dapat lagi bertahan !
Jawab: ... jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".  (Yusuf 87)

Ya, itulah sekilah pesan yang saya dapatkan dari slide show yang saya dapat dari seorang guru PPL di SMAN 8 Banda Aceh untuk berkenalan dengan guru tersebut bisa klik disini :D
Menurut saya masalah adala satu ujian yang akan menjadikan kita lebih baik, membawa kita ke arah yang lebih lurus, menjadikan kita lebih bijak, oleh sebab itu jangan membuat masalah menjadi problem berat, akan tetapi cukuplah maslaah menjadi bumbu dalam kehidupan kita, salam semagat untuk SUKSES -* THE NEXT AUTHOR |Wasalam


9 Komentar
avatar

artikelnya keren nih :D sukses ya..

Balas
avatar

walaikumsalam...
setuju sekali gan artikelnya (y)

www.arenamuda45.com

Balas
avatar

Manusia ga akan dicoba di luar kemampuannya, :D

Balas
avatar

postingannya keren broh :) gue suka kata-kata yang ini "jangan membuat masalah menjadi problem berat, akan tetapi cukuplah masalah menjadi bumbu dalam kehidupan kita"

Lanjutkan, kang! :D

Balas
This comment has been removed by the author. - Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...