6 Perbedaan Lebaran Idul Adha dan Idul Fitri

Bagi umat muslim pastinya akan merasa gembira ketika hari kemenangan tiba, sebutan hari kemenangan ditujukan pada dua hari raya umat muslim yaitu hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha, kedua hari raya tersebut merupakan hari yang selalu dinanti oleh seluruh umat muslim
Tapi mungkin banyak yang belum tahu, dan bertanya-tanya apa sih perbedaan dari kedua hari raya tersebut, kenapa harus ada dua hari raya, mengapa tidak satu hari raya saja, dimana letak perbedaan kedua hari raya tersebut, bukannya sama-sama hari raya.

Dan artikel ini akan mencoba menjawab rasa penasaran teman-teman, dimana letak perbedaan antara hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Langsung saja inilah dia 6 Perbedaan Lebaran Idul Adha dan Idul Fitri

1. Waktu Pelaksanaan yang Berbeda
sumber : pixel.com
Waktu dari kedua hari raya ini jelas berbeda. Hari raya Idul Fitri dilaksanakan pada 1 Syawal, setelah bulan suci ramadhan. Sedangkan hari raya Idul Adha dilaksanakan pada 10 Dhulhijjah atau ketika umat muslim seluruh dunia sedang melakukan ibadah Haji 

2. Durasi Takbiran Idul Fitri yang lebih pendek.
sumber : okezone.com
Takbiran pada hari raya Idul Fitri dimulai dari setelah magrib pada akhir ramadhan hingga sebelum sholat Ied pada 1 Syawal. Sedangkan Idul Adha dimulai dari setelah shubuh pada hari arofah (9 Zulhijjah) hingga akhir hari tasyriq (13 Zulhijjah) menjelang Ashar.

3. Sunnah tidak Makan sebelum shalat Ied pada Idul Adha
sumber : maeker.com
Pada Idul Adha disunnahkan untuk menahan diri dari makanan beberapa saat, hingga setelahg setelah sholat Ied, sedangkan pada Idul Fitri dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum sholat Ied.

4. Pelaksanaan Shalat Ied Lebih pagi Pada Idul Adha
sumber : ummi-online.com
Dianjurkan untuk melaksanakan shalat ied yang lebih pagi pada Idul Adha agar dapat dilanjutkan prosesi penyembelihan hewan qurban. Sedangkan pada shalat Idul Fitri dianjurkan tidak terlalu pagi untuk memberi kesempatan mereka yang hendak membayar zakat fitrah. Hal ini berdasarkan hadits Nabi SAW :


أنَّ رَسُول اللَّهِ كَتَبَ إِلَى بَعْضِ الصَّحَابَةِ : أَنْ يُقَدِّمَ صَلاَةَ الأْضْحَى وَيُؤَخِّرَ صَلاَةَ الْفِطْرِ
Bahwa Rasulullah SAW memerintahkan kepada beberapa shahabatnya untuk memajukan waktu shalat Adha dan mengakhirkan waktu shalat fithr. (HR. Asy-Syafi'i).

5. Kemeriahan Lebih terasa pada Idul Fitri
sumber : resepmasak.info
Idul Fitri selalu lebih meriah ketimbang Idul Adha. Tidak tahu apa ini hanya berlaku di Indonesia atau bagaimana yang jelas selama ini rasa-rasanya Idul Adha tidak semeriah Idul Fitri.

6. Jalur Mudik pada Idul Adha Lebih Sepi 
sumber : kompas.com
Mudik yang sudah menjadi budaya lama umat muslim di Indonesia tidaklah terlalu terasa pada hari raya Idul Adha. Paling jelas itu bisa dilihat di TV, kalau pada Idul Fitri semua stasiun TV membuat liputan khusus mudik, pada Idul Adha tidak demikian.

Itulah enam perbedaan mendasar dari kedua hari raya umat muslim tersebut, kalau memang ada perbedaan lain mungkin bisa di share di kolom komentar dibawah ini. Agar bisa ditambabhkan pada artikel ini, semoga bermanfaat dan menghilangkan rasa penasaran.

0 Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...